Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnida menyatakan, sebenarnya razia dilakukan secara rutin. Belakangan, banyak laporan masuk bahwa sering terjadi keonaran di terminal, tempat mangkal angkutan, dan pusat keramaian. Polisi pun menyisir sejumlah titik.
"20 Orang ini dilaporkan sering berbuat onar," kata Dadang di Mapolres Garut, Jumat (12/4/2013).
Sebagian preman ditangkap di Terminal Guntur Garut dan lampu lalu lintas. Biasanya mereka berlagak bak penjual minuman, tapi kemudian memalak sopir angkutan.
Ke-20 preman digelandang ke Mapolres Garut. Di halaman Mapolres, pria yang berusia antara 18-40 tahun itu dikumpulkan dengan bertelanjang dada dan didata identitasnya. Selanjutnya mereka diberi pengarahan.
"Tujuannya agar mereka insaf dan tidak kembali melakukan tindakan serupa," jelasnya.
(trw/trw)











































