Polisi Mesir Tahan Puluhan Pelaku Bom Resort Laut Merah

Polisi Mesir Tahan Puluhan Pelaku Bom Resort Laut Merah

- detikNews
Minggu, 10 Okt 2004 07:10 WIB
Jakarta - Polisi Mesir menangkap dan menahan puluhan orang yang diduga pelaku peledakan di kawasan resort Laut Merah, Mesir. Mereka yang ditangkap adalah orang-orang dari suku terasing dan buruh tambang yang diduga membantu menyiapkan serangkaian bom yang menewaskan sekitar 34 orang.Kepolisian Mesir hingga kini tengah mengumpulkan sidik jari, membersihkan pepuingan dan mengumpulkan sisa rongsokan dari tiga bom mobil yang meledak pekan lalu. Para pelaku meninggalkan sidik jari yang ditemukan di rongsokan puing-puing mobil. Salah satu mobil yang meledak di Hotel Hilton Taba diperkirakan mengangkut sekitar 440 pound bahan peledak. Pihak kepolisian juga akan mengumpulkan potongan tubuh yang berada di dekat sumber ledakan untuk memastikan siapa pelaku peledakan bom bunuh diri. Demikian pernyataan sumber kepolisian seperti yang dilansir AP, Minggu (10/10/2004). Pemerintah Israel menuding Al-Qaeda 'di balik pemboman Mesir. Sementara kepolisian Mesir mencurigai keterlibatan al-Qaeda. Sementara kepolisian Mesir mengatakan mereka mencurigai sekitar 8-10 orang teroris yang menargetkan tempat-tempat pariwisata di Mesir memasuki wilayah Mesir melalui Arab atau Jordan lewat jalur laut dengen menggunakan speed boat. Mereka juga mencurigai sel tidur Al-Qaeda di Mesir merancang serangan tersebut. Ini adalah serangan teroris pertama di Mesir dalam kurun waktu 7 tahun. Aparat setempat juga menduga sejumlah kelompok yang diduga terlibat pengeboman memiliki hubungan dengan Ayman al-Zawahri, militan yang memimpin pejuang jihad di Mesir, sebelum bergabung dengan al-Qaida tahun 1998. Pria asli Mesir ini disebut-sebut sebagai kaki tangan Osama bin Laden. Satu dari bom mobil meledak di Hotel Hilton di Taba, yang berada tak jauh dari perbatasan Mesir-Israel. Dua lainnya meledak di Ras Shitan, kawasan perkemahan yang digandrungi backpacker muda asal Israel. Lokasi itu dekat dengan kota kecil Nuweiba, yang dikenal karena hotel dan restorannya.Petugas Mesir mengatakan 34 orang tewas, termasuk diantaranya 9 orang yang diidentifikasi warga Mesir. 5 korban lainnya warga Israel. Pemerintah Israel menyatakan keluarga korban yang diduga tewas dalam peledakan segera mendonasikan darah mereka untuk mencocokan DNA. Ini dilakukan untuk mengidentifikasi korban. Vladimir Bondarenko dari Kedubes Rusia di Cairo menyatakan sedikitnya 1 wanita asal Rusia dinyatakan tewas, 11 orang lainnya tidak dapat dipastikan. Dua orang kakak beradik asal Italia juga dikabarkan menghilang. (dni/)


Berita Terkait