Bigley Tewas, Ratu Inggris Turut Berduka Cita
Minggu, 10 Okt 2004 05:06 WIB
Jakarta - Ratu Inggris Elizabeth II menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga Kenneth Bigley, korban sandera yang tewas dipenggal di Irak. Ratu menyampaikan surat pribadi kepada Lil Bigley yang berisi ucapan belasungkawa.Sementara PM Inggris Tony Blair juga berbicara langsung dengan keluarga sandera. Melalui saluran telepon, Blair mengkontak ibu almarhum, Lil Bigley yang kini tinggal di daerah barat laut kota Liverpool. Juru Bicara Balir membenarkan adanya sambungan telepon langsung dari Blair kepada keluarga Bigley sebagaimana dikutip dari The Australian. Namun tidak ada kepastian apa saja yang dibicarakan diantara keduanya. Keluarga Bigley kini tengah berkumpul paska kepastian meninggalnya Bigley, Sabtu (9/10/2004) kemarin. Sebelumnya, Bigley beberapa kali memohon kepada Blair untuk membantu membebaskan dirinya. Bigley memohon Blair untuk memenuhi tuntutan penculik yaitu membebaskan tahanan perempuan Irak dalam penjara yang dikelola AS. Namun pemerintah Inggris telah menegaskan tidak akan bernegosiasi dengan militan.Pihak keluarga telah berupaya keras membebaskan Bigley, termasuk minta bantuan kepada Presiden Libya Moammar Khadafi. Pemimpin Libya itu pada Rabu (6/10/2004) lalu menyerukan penculik untuk membebaskan Bigley.Paul Bigley, salah satu kerabat Bigley yang tinggal di Amsterdam, Belanda mengkritik keras tindakan Blair yang dianggapnya tidak melakukan tindakan apapun untuk menyelamatkan saudaranya. Bigley diculik di Baghdad bersama dua rekannya asal AS oleh kelompok yang menamakan diri Tawhid wal Jihad pada 16 September lalu. Kelompok itu dipimpin oleh militan asal Yordania, Abu Musab al-Zarqawi, orang yang dianggap AS sebagai musuhnya paling berbahaya di Irak.Sementara dari BBC Inggris diberitakan bahwa sebelum terpenggal, Bigley berusaha melarikan diri dari penyandera. Bigley sempat kabur sekitar 1,5 jam atas bantuan salah seorang penyandera. Namun naas, Bigley tertangkap di sebuah tanah pertanian di dekat kota Latifiya, sebelah barat daya kota Baghdad.
(dni/)











































