Debat Presiden AS Berakhir Seri
Minggu, 10 Okt 2004 00:31 WIB
Jakarta - Presiden Bush dan penantangnya Senator John Kerry dari Partai Demokrat, telah mengadakan perdebatan yang kedua kalinya dalam rangka pemilihan presiden. Perang di Irak mewarnai sebagian besar perdebatan yang diselenggarakan di depan para hadirin di St Louis, Missouri.Jika debat pertama secara luas dinilai dimenangkan oleh John Kerry, maka debat yang kedua bisa dikatakan berakhir seri. Paling tidak itulah yang tercermin dalam jajak pendapat sebagaimana dilansir dari BBC, Sabtu (9/10/2004). Dalam debat selama 90 menit ini, baik Pesiden Bush dan John Kerry sama-sama tampil agresif.Presiden Bush mengatakan, dalam perang Irak, sejarah akan menghakimi, apakah ia mengambil keputusan yang benar. Namun ia yakin keputusannya itu benar.Sedangkan senator John Kerry mengatakan Presiden telah melakukan kesalahan yang luar biasa besar, menyebabkan Irak kacau balau dan dunia menjadi lebih berbahaya.Dalam debat kali ini terlihat jelas perbedaan ideologi yang dianut Bush dan Kerry. Hal itu tampak ketika keduanya berbicara tentang peran Amerika Serikat di panggung internasional dan tentang kebijakan-kebijakan dalam negeri.Presiden Bush memaparkan kebijakan yang konservatif dan pandangan dunia yang sepihak, sedangkan John Kerry memilih kebijakan yang lebih bebas dan berpandangan, kebijakan dunia harusdiambil secara bersama dengan negara lain.Gaya dan kepribadian dua tokoh ini juga berbeda. Sementara Presiden Bush tampil dengan gaya penuh percaya diri dan dalam beberapa hal seperti pendeta yang menyampaikan khotbah. Kerry di sisi lain, lebih seperti seorang pengacara yang tengah membela suatu kasus di ruang pengadilan.Menyaksikan keduanya berdebat, tidak terlalu sulit untuk memahami mengapa warga Amerika pada akhirnya terbagi dalam dua kutub menjelang pemungutan suara. Tidak mengherankan pula bila banyak pemilih yang menyatakan sejauh ini mereka belum memutuskan kepada siapa mereka akan memberi dukungan.
(dni/)











































