Tak Bungkam Lagi, Agung Akui Terlibat Bom Makassar
Sabtu, 09 Okt 2004 22:33 WIB
Makassar - Tersangka utama bom Makassar, Agung Hamid akhirnya mengakui keterlibatannya dalam Bom Makassar. Pengakuan Agung Hamid ini menjadi petunjuk berarti bagi Polda Sulsel, setelah sebelumnya Hamid bungkam dan tak mau bicara.Hal ini disampaikan oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Saleh Saaf, ketika ditemui di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar."Agung sudah koperatif. Dia mengakui punya jaringan. Dia juga mengakui rencana kegiatan peledakan," ujar Saleh Saaf.Menurut Saleh, Agung Hamid, yang tertangkap pada 3 Oktober lalu di Yogyakarta, adalah pengatur strategi dalam peledakan bom di Gerai MC Donalds, Mall Ratu Indah dan NV Hadji Kalla di Makassar.Meski demikian, pengacara Agung Hamid, Kapping DM SH, masih yakin bahwa kliennya tidak terlibat dalam peledakan bom Makassar. Menurut Kapping, Agung bukanlah dalang bom Makassar, karena sewaktu peristiwa bom Makassar terjadi pada 5 Desember 2002 lalu, Agung berada di Palu, untuk berdagang.Sementara itu, Agung Hamid kembali diperkenankan untuk bertemu dengan istrinya, Ety Suhaty. Ini pertemuan yang kedua kalinya, antara Eky dan Agung, setelah 2 tahun buron. Ety datang menemui suaminya dengan mengenakan jilbab hitam dan baju warna hijau. Eety juga membawa anak bungsunya, Nuhammad Iizzul yang masih berumur 3 tahun.
(dni/)











































