Polri Selidiki Bom KBRI Paris
Sabtu, 09 Okt 2004 18:58 WIB
Jakarta - Mabes Polri hari ini menerbangkan tiga perwira untuk menyelidiki pengeboman yang terjadi di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) sekitar pukul 05.00 setempat (11.00 WIB) di Paris, Perancis, Jumat (8/10/2004) kemarin. Tiga orang penyidik yang dikirim adalah para ahli penyidikan pengeboman. Penyelidikan dipimpin langsung Brigjen Pol Gorries Mere. Gorries adalah mantan Kepala Satgas Detasemen Khusus 88. Penyidik lainnya yang berangkat adalah Kombes Pol Benny Mamoto dan AKP Jarkasih. "Sore ini mereka akan berangkat dipimpin langsung pati Gorries Mere. Mereka tentunya akan berkoordinasi dengan Departemen Luar Negeri," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Paiman kepada detikcom, Sabtu (9/10/2004). Paiman juga mengatakan keberangkatan para penyidik untuk memastikan apakah pengeboman tersebut memang ditujukan kepada Kedutaan Besar Indonesia di Perancis. Hal ini dikatakan Paiman sehubungan dengan kesimpulan sementara kepolisian erancis yang mengatakan pengeboman tersebut adalah kriminal murni, bukan politis. Sementara itu, Front Tentara Islam Perancis mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom kemarin. Namun pengakuan melalui surat elektronik yang ditujukan ke kantor distrik tempat kedubes itu berada seperti dikutip dari Reuters masih belum bisa diverifikasi keabsahannya. Sumber-sumber lain justru meragukan kebenaran surat tersebut yang sebagian besar pesannya ditulis dalam logat Perancis yang aneh.
(dni/)











































