Megawati Tidak Boleh Terima Pengunduran Diri Panglima TNI

Megawati Tidak Boleh Terima Pengunduran Diri Panglima TNI

- detikNews
Sabtu, 09 Okt 2004 13:39 WIB
Jakarta - Presiden Megawati tidak boleh menerima pengunduran diri Panglima TNI Jenderal Endriartono Sudarto. Pasalnya, saat ini tengah berlangsung proses transisi.Demikian disampaikan pengamat militer Salim Said kepada wartawan usai sebuah acara diskusi di Hotel Menara Paninsula, Jl. S Parman, Jakarta Barat, Jakarta, Sabtu (9/10/2004)."Menurut saya karena tinggal beberapa hari lagi, mestinya Ibu Mega menolak permintaan itu dengan menyatakan tunggu pemerintahan baru," kata Salim.Salim menyatakan dengan menerima pengunduran diri Endriartono, Megawati akan mempersulit pemerintahan yang baru. Terlebih mencalonkan orang lain untuk mengisi jabatan Panglima TNI tersebut."Sebab presiden baru (SBY) pasti sudah mempunyai rencana bagaimana menata TNI. Kalau sudah didahului oleh presiden yang akan mundur, saya kira akan merepotkan presiden yang akan datang," tukas Salim.Salim menegaskan, hal yang sama juga seharunya terjadi pada lembaga-lembaga lain, seperti BUMN, Kejaksaan Agung, Sekretariat Negara dan Polri. Perubahan hanya boleh dilakukan oleh pemerintahan yang akan datang."Saat ini seperti tidak ada proses transisi. Presiden terpilih dan lama tidak ada kontak. Mestinya presiden Megawati mengulurkan tangan kepada SBY agar pemerintahan SBY nantinya lancar. Tapi itu tidak ada, malah melakukan perubahan-perubahan strategis yang mempersulit presiden baru," tukas Salim. (djo/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini