Datangi Komnas PA, Ayah Balita Edwin Minta Pendampingan

Datangi Komnas PA, Ayah Balita Edwin Minta Pendampingan

- detikNews
Rabu, 10 Apr 2013 14:46 WIB
Datangi Komnas PA, Ayah Balita Edwin Minta Pendampingan
Jakarta - Jari telunjuk balita Edwin Timoti Sihombing (2,5 bulan) dipotong dokter RS Harapan Bunda, Jakarta Timur. Tidak terima dengan keputusan dokter, ayah Edwin, Gonti Laurel Sihombing mengadu ke Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA). Gonti meminta pendampingan terhadap kasusnya.

"Saya mau minta pendampingan Komnas Perlindungan Anak atas tuntutan kami itu," kata Gonti di Kantor Komnas PA, Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur, Rabu (10/4/2013).

Gonti meminta pertanggungjawaban pihak RS Harapan Bunda atas tindakan yang dilakukan terhadap anaknya. Dia menuntut RS Harapan Bunda dapat memberi jaminan tertulis untuk melakukan pengobatan terhadap jari anaknya agar jari buah hatinya itu dapat berfungsi normal seperti semula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berharap rumah sakit dapat memberi jaminan tertulis untuk melakukan pengobatan jari telunjuk kanan anaknya yang digunting pihak rumah sakit. Tapi kata pihak rumah sakit, itu baru bisa dilakukan saat bayi saya sudah agak besar," keluh Gonti.

Bayi Edwin kehilangan jari telunjuk tangannya di RS Harapan Bunda Pasar Rebo. Dokter RS Harapan Bunda memotong jari telunjuk Edwin setelah bayi 2,5 bulan itu menderita sakit. Namun menurut Gonti, amputasi yang dilakukan dokter RS Harapan Bunda itu tanpa meminta persetujuannya.

(/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads