"Saat kejadian, saya sedang apel komandan satuan. Oke? Saya bisa langsung cek semua satuan," kata Hardiono usai lepas sambut jabatan di Makodam IV Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Semarang, Rabu (10/4/2013).
Saat LP Cebongan diserang, Sabtu (23/3/2013), Hardiono tengah berada di Magelang. Ia memimpin apel di Lapangan Rindam. Berbagai kesatuan hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bentuk tanggung jawab saya sebagai Pangdam, sebagai Komandan Garnisun. Gitu!" tegasnya.
Jendral berkumis tebal ini menjelaskan, tugas Pangdam cukup banyak. Sebagai Panglima, ia melakukan pembinaan satuan dan penyiapan SDM yang profesional. Dia juga bertugas sebagai panglima komando operasi -- manakala ada operasi di daerahnya -- dan panglima daerah.
"Yang keempat nih, dia sekaligus komandan Garnisun, yang bertanggung jawab atas satuan organik dan non organik. Darat, laut, dan udara. Oke?" tandasnya.
Hardiono resmi menanggalkan jabatannya sebagai Pangdam dan dimutasi sebagai staf KSAD, Senin (8/4/2013). Upacara serah terima jabatan dilakukan di Mabes TNI AD Jakarta. Pengganti Hardiono adalah Mayor Jenderal TNI Sunindyo. Selain mengikuti lepas sambut, Hardiono beramah tamah dengan personel Kodam dan penggantinya.
(trw/nrl)










































