"Harapannya kasus ini disekesaikan secepatnya. Pas di Sidareja, keluarga penabrak datang minta maaf, tapi secara hukum harus ditegakkan ada aturannya," kata kakek Agung, Suhardi, saat ditemui di kediamannya di Desa Bakulan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Selasa (9/4/2013).
Menurut Suhardi, pihak keluarga korban sudah menyerahkan sepenuhnya urusan ini pada aparat. Meski sang sopir anak GM Bandara Adisutjipto, dia memasrahkan semuanya pada yang Maha Kuasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan ini terjadi pada MInggu (7/4) lalu di tol Purbaleunyi. Mobil yang ditumpangi Agung dan keluarganya ditabrak Nissan Juke di KM 135+700 di Tol Purbaleunyi, Bandung, Minggu (7/4). Juke melaju dari arah berlawanan dan kehilangan kendali serta terbang menabrak penumpang Xenia yang hendak ke Tangerang untuk melayat itu.
Lima orang tewas dalam kecelakaan ini. Semua adalah keluarga Agung. Hanya bocah 12 tahun itu yang selamat tanpa mengalami luka sedikit pun. Padahal dia duduk di bagian depan mobil.
(mad/nvc)











































