Jelang Pemilu, Masyarakat Diminta Kritis Tanggapi Hasil Survei

- detikNews
Selasa, 09 Apr 2013 03:22 WIB
Jakarta - Jelang Pemilu 2014, biasanya sejumlah lembaga survei mulai merilis hasil-hasil penelitiannya. Masyarakat diminta agar bijak menghadapi hasil survei dari berbagai lembaga survei, guna memajukan politik di Indonesia.

"Rakyat harus kritis dan jangan langsung percaya terhadap hasil survei yg dipaparkan lembaga survei," kata Arya Sinulingga, Wakil Ketua Umum Ormas Perindo di Jakarta, Senin (8/4/2013).

Menurut Arya beberapa lembaga survei memberikan informasi dengan tujuan menggiring opini publik. Tujuan penggiringan opini publik itu untuk menaikkan elektabilitas melalui mekanisme persepsi dan penggiringan opini dengan cara-cara tertentu.

Hal ini dilakukan untuk mengerek elektabilitas calon lain sesuai pesanan. Sebab tanpa menghilangkan nama tersebut angka elektabilas calon yang memesan survei tak banyak bergerak.

"Nama Jokowi sangat kuat, Tapi dihilangkan, supaya nama lain bisa mencuat," kata Arya.

Arya berharap supaya lembaga survei yang ada menjaga kredibelitasnya dengan memberikan hasil survei yang murni tanpa pengaturan kepada masyarakat. Sehingga bisa menjadi alat pendidikan politik untuk rakyat.

(rvk/fiq)