Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Budi Utomo mengatakan, dalam waktu 3,5 jam pertama, tercata sebanyak 226 peserta yang mendaftar melalui webaite www.jakgov.jakarta.go.I'd Dari total peserta yang mendaftar, 75 diantaranya mendaftar sebagai camat, sementara 151 mendaftar sebagai lurah.
"Pendaftar cukup banyak. 3 jam pertama sudah ada 230 yang mendaftar," ujar Budi, di Balaikota DKI, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika calon peserta mendaftar dan tidak memenuhi syarat maka akan langsung ditolak oleh sistem yang ada. Misalnya pangkatnya tidak sesuai dengan syarat yang ditentukan," jelasnya.
Budi mengatakan, jika ingin mendaftar, calon peserta harus memasukan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan Nomor Register Kepegawaian (NRK), kemudian secara otomatis data-data PNS langsung muncul. Selanjutnya peserta yang telah mendaftar diwajibkan mengikuti ujian online pada 24-25 April mendatang.
"Ujian online tersebut mencakup tes dengan materi pembangunan, pelayanan publik, dan pemerintahan. Setelah itu dilanjutkan dengan tes kompetensi assesment center, wawancara, psikolog, tulisan, serta tes visi dan misi," jelas Budi.
"Jika peserta yang sudah menndaftar dan tidak hadir saat kita undang maka dianggap gugur," tambahnya.
Untuk diketahui, ini adalah tes seleksi lelang jabatan secara terbuka yang pertama kali dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Dalam tes kompetensi assesment center, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Mabes Polri. Selain itu, Pemprov DKI juga bekerjasama dengan pihak akademisi.
Pemprov juga membuka layanan pengadua terkait dengan proses lelang jabatan ini di nomor 021-3455552. Selain itu, dibuka juga posko sekretariat seleksi jabatan di lantai 20 Blok G gedung Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
(jor/rvk)











































