"Saya berkomunikasi dengan dubes kita di sana setiap enam jam untuk memantau perkembangan," ujar Menlu Marty Natalegawa di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (8/4/2013).
Marty mengatakan warga negara Indonesia di Korut adanya para staf KBRI berikut keluarga yang semuanya berada di Pyongyang. Jumlahnya sekitar 30-an orang ditambah seorang WN Mongolia.
Sejauh ini belum ada keputusan apakah perlu dilakukan pemulangan terhadap mereka. Pemerintah RI masih berpikir untuk terus mengikuti perkembangan terakhir meski tidak ada jaminan keselamatan apa-apa dari Pemerintah Korut.
"Sementara ini perwakilan asing tetap memilih berada di Korut termasuk Indonesia. Ya untuk saat ini tapi terus kita evaluasi hari demi hari," papar Marty
"Ketegangan semakin meningkat akhir-akhir ini, tapi kita juga harus berhati-hati bertindak supaya jangan justru mempertajam suasana krisis di sana. Ini betul-betul akan terukur jawaban kita," sambungnya.
(/)











































