Pemerintah Kirim Tim Investigasi Bom KBRI Paris

Pemerintah Kirim Tim Investigasi Bom KBRI Paris

- detikNews
Jumat, 08 Okt 2004 17:59 WIB
Jakarta - Menko Polkam Ad Interim Hari Sabarno mengatakan pemerintah akan mengirim tim investigasi ke Prancis menyusul peledakan bom di KBRI Paris. Tim terdiri dari anggota Mabes Polri dan Departemen Luar Negeri."Usaha-usaha kita yang dilakukan pemerintah, pertama kita telah berkoordinasi dengan duta besar Prancis di Jakarta dan kita akan menggirimkan tim investigasi dari Mabes Polri sebayak 5 orang dan dari Deplu 1 orang. Tetapi, rencananya baru 3 orang yang akan dikirim secepatnya ke Prancis, yaitu 2 dari Mabes Polri dan 1 dari Deplu,".Demikian disampaikan Menko Polkam Ad Interim Hari Sabarno dalam jumpa pers di Kantor Menko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (8/10/2004). Turut hadir, jubir Deplu Marty Natalegawa, Ketua Des Koordinasi Pemberantasan Teroris Irjen Pol Asaad Mbay, Sekretaris Menko Polkam Djoko Sumaryono.Langkah kedua, kata Hari, Mabes Polri telah diperintahkan untuk meningkatkan keamanan kedutaan Prancis di Indonesia. Deplu juga telah menyatakan KBRI di manapun untuk meningkatkan keamanan dan waspada. "Pemerintah Indonesia sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah Prancis," ujarnya.Menurut Hari, pelaku peledakan bom hingga kini belum diketahui."Mereka(polisi Prancis) belum dapat menentukan secara rinci karena saat ini baru dilakukan proses penyelidikan awal di TKP dan kita kan mengirimkan orang ke sana. Tetapi ada pendekatan pengamanan yang berbeda dengan negara setempat. Polisi di Prancis juga telah meningkatkan keamanan di sekitar KBRI Paris tetapi kinerja staf tidak terganggu dan tetap bekerja," kata dia.Bagaimana reaksi Presiden Mega?"Saat mendengar itu, presiden langsung menelepon saya untuk mengambil langkah-langkah. Menlu yang berada di Hanoi juga telah menelepon pemerintah di Prancis dan telah berkomunikasi dengan Presiden. Demikian juga dengan Kapolri," ungkap Hari.KronologisDalam kesempatan itu, Hari memaparkan kronologis bom KBRI Paris. Bahkan, sebelum peledakan tidak diterima adanya ancaman."Sampai sekarang kita belum mendapat informasi itu sebelumnya. Tetapi jajaran Deplu selama ini selalu mengingatkan agar KBRI meningkatkan keamanan mengingat aksi terorisme yang tidak terduga," ujarnya.Bom KBRI Paris terjadi pukul 04.50 waktu Paris atau 10.50 WIB yang terjadi di pojok luar KBRI No. 49 di Rue Cortambert, Paris. Gedung ini merupakan perkantoran sekaligus tempat tinggal. Sebelahnya, gedung No. 47 ada kantor KBRI di Paris.Bom diletakkan di box dan meledak. Menurut polisi setempat, bom berdaya ledak rendah dan menembus tembok basement dengan lubang sedalam 15 cm dan diameter 50 cm. Meski tidak ada korban jiwa, bom telah melukai 10 orang. Lima diantaranya WNI yang menjadi staf KBRI.Kaca-kaca di sekitar gedung hancur dari radius 50 meter. Usai kejadian, Menlu Prancis dan beberapa pejabat Paris mendatangi KBRI. (aan/)


Berita Terkait