Monumen Bom Bali Disucikan & Dibersihkan Ritual Hindu

Monumen Bom Bali Disucikan & Dibersihkan Ritual Hindu

- detikNews
Jumat, 08 Okt 2004 17:00 WIB
Denpasar - Monumen Bom Bali akan diresmikan 12 Oktober 2004. Namun sebelumnya, sebuah upacara ritual Hindu dilakukan untuk membersihkan dan menyucikannya.Upacara mecaru (membersihkan) dan melaspas (menyucikan) dilakukan pada monumen yang diberi nama Monumen Tragedi Kemanusiaan Peledakan Bom 12 Oktober 2002 pukul 17.00 WITA, Jumat (8/10/2004).Upacara berlangsung di ground zero atau lokasi peledakan bom Bali yang terletak di antara Sari Club dan Paddy's Pub jalan Legian Kuta Bali. Bom bali yang terjadi dua tahun lalu itu menewaskan 199 orang dan 2 orang yang diyakini sebagai pelaku bom bunuh diri.Upacara dipimpin 2 pendeta Hindu, yakni Ida Pedanda Gede Putra Telapah dan Ida Pedanda Budha Gede Ketut Griya. Turut hadir Bupati Badung Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, beserta tokoh masyarakat Kuta.Upacara yang hingga pukul 17.50 WITA masih berlangsung itu mendapat perhatian seratusan masyarakat Kuta dan wisatawan yang kebetulan melintas di areal monumen. Satu pleton Dalmas Poltabes Denpasar melakukan penjagaan ketat demi lancarnya acara.Sekretaris Tim Penataan Kawasan Peledakan Bom Bali I Wayan Suambara di sela-sela upacara mengatakan, dilakukannya upacara secara agama Hindu bertujuan untuk membersihkan dan menyucikan seluruh areal dan bangunan, sekaligus meresmikan monumen secara ritual agama Hindu."Monumen ini bukan untuk memperingati bom Bali, tapi dibangun untuk menghormati nilai-nilai kemanusiaan, terutama para korban," jelasnya.Menurut Suambara, monumen akan diresmikan oleh Bupati Badung pada 12 Oktober 2004, persis 2 tahun bom Bali. "Namun Pemerintah Kabupaten Badung tidak melakukan peringatan bom Bali, hanya mengambil momen untuk peresmian monumen," kata Suambara. (sss/)


Berita Terkait