"Saya sarankan proses persidangan dilakukan secara transparan," kata Ketua Komisi I DPR Mahfduz Siddik dalam keterangannya, Jumat (5/4/2013).
Proses peradilan juga disarankan dilakukan sesegera mungkin. Tak hanya itu, siapa saja yang terlibat, bila ada perwira yang mengetahui namun mendiamkan patut diselidiki.
"Saya apresiasi kerja cepat tim investigasi TNI AD dan sikap kooperatif dari kesatuan kopassus," imbuhnya.
Selain itu, tewasnya 4 tahanan itu, juga harus dijadikan peringatan bagi TNI dan Polri. Reformasi di tubuh TNI dan Polri terus harus dilakukan. Hukum adalah panglima, tak boleh ada aksi main hakim sendiri.
"Kasus ini harus dijadikan momentum untuk menuntaskan proses reformasi di tubuh TNI dan Polri," terangnya.
(van/ndr)











































