Akhirnya, Agung Hamid Diizinkan Bertemu Istrinya

Akhirnya, Agung Hamid Diizinkan Bertemu Istrinya

- detikNews
Jumat, 08 Okt 2004 13:14 WIB
Makassar - Setelah ditolak aparat kepolisian, akhirnya Ety Suhaty diperbolehkan bertemu suaminya, Agung Hamid, tersangka bom Makassar. Ety dengan Agung dipertemukan di lobi ruang Resmob, Mapolda Sulsel, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar, Jumat (8/10/2004). Pertemuan tampak mengharukan, karena Ety telah dua tahun tidak berjumpa dengan Agung yang telah menikah lagi dengan seorang perempuan dari Yogya itu. Ety Suhaty, telah hadir di Mapolda Sulsel sejak pukul 09.30 WITA, dengan membawa anak bungsunya, Muhammad Izzul yang masih berumur 3 tahun. Ety, yang datang dengan berjilbab hitam dan mengenakan baju berwarna biru tua, juga membawa bungkusan yang berisi sejumlah pakaian untuk suaminya. Setelah lama menunggu, Ety akhirnya dipertemukan dengan suaminya sekitar pukul 12.00 WITA. Suasana pertemuan pun berlangsung haru. Agung, dengan tangan yang masih terborgol, mencium kening istrinya, dan memeluk erat anaknya, Izzul. Agung memang terakhir kali melihat anaknya, sewaktu masih berumur 1 tahun. Mereka pun berbincang. Agung lalu mnegeluhkan sakit batuknya, yang mulai reda. Lalu meminta istrinya, untuk tetap tabah dan merawat lima orang anaknya. Mata agung berkaca-kaca. Ia lalu meminta anaknya untuk bertakbir. "Ayo takbir nak untuk abah," ucap Agung. Ety, hanya mampu terdiam memandangi suaminya yang memeluk erat izzul. Ety adalah istri pertama Agung Hamid. Mereka dikaruniai lima orang anak. Anak tertua mereka berumur 10 tahun. Pertemuan hanya berlangsung 10 menit. Sekitar pukul 12.10 WITA, anggota Polda Sulsel segera membawa Agung Hamid ke mesjid Polda Sulsel untuk menunaikan salat Jumat. Melihat Agung yang dibawa kembali oleh polisi, Ety hanya bisa menangis tersedu. "Ada kebahagiaan sedikit, setidaknya masih bisa bertemu kembali," tuturnya, sambil menyeka air matanya dengan handuk kecil. Agung Hamid ditangkap oleh Polda Sulsel bekerjasama dengan Poltabes Yogyakarta dan Polres Luwu di Jl Mangkubumi, Yogyakarta, pada hari Minggu lalu (3/10/2004). Agung diduga sebagai tersangka utama peledakan bom Makassar pada Desember 2002 lalu, dan bom Sampoddo, Palopo, yang terjadi pada september 2003. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads