Deplu: Ledakan di KBRI Paris Tidak Ada Korban Tewas
Jumat, 08 Okt 2004 12:21 WIB
Jakarta - Jubir Deplu Yuri Thamrin menegaskan, tidak ada korban dalam ledakan di KBRI Paris, Jumat (8/10/2004). Menurut Yuri, ledakan terjadi pukul 05.00 atau sekitar pukul 11.00 WIB.Dijelaskan, KBRI beralamat di 47-49 Rue Cortambert, Paris. Nah, ledakan itu terjadi di luar gedung antara gedung 47 dan gedung 49. "Kantor kita di gedung 47. Ledakannya keras, tapi tak cukup signifikan karena tak merusak tembok," kata Yuri pada detikcom per telepon pukul 12.15 WIB.Getarannya juga cukup keras sehingga memecahkan kaca di KBRI dan kaca bangunan di radius 100 meter. "Tidak ada korban. Karena pagi, juga tidak ada yang jalan," paparnya.Tapi penjaga gedung yang tinggal di basement, mengalami luka dampak dari ledakan. Penjaga, istri dan anaknya kaget. "Hanya kuping keluar darah. Mereka dibawa ke rumah sakit," katanya.Ditanya, media Barat menyebut korban luka ada 7 orang, Yuri menjawab."Yang saya tahu begitu (seperti penjelasan di atas)."Apakah ledakan sengaja diarahkan ke KBRI? "Ini sedang diselidiki. Karena sebelumnya tak ada ancaman sama sekali," katanya. Yuri sendiri kurang yakin KBRI yang menjadi target ledakan. "Kalau memang target kenapa ditaruhnya di dekat gedung 49? Itu kan tempat yang tidak strategis. Yang jadi perkantoran KBRI dan lalu lalang Duta Besar itu di Gedung 47."Kini KBRI telah melakukan tindakan pengamanan internal gedung dengan berkoordinasi dengan polisi dan aparat setempat. Kepada WNI di Paris, KBRI mengimbau agar tetap tenang dan berhati-hati. Sementara Sekjen Deplu mengeluarkan imbauan agar seluruh KBRI di luar negeri untuk berhati-hati.
(nrl/)











































