Australia Sumbang 1 Juta Dolar untuk Korban Bom 9/9

Australia Sumbang 1 Juta Dolar untuk Korban Bom 9/9

- detikNews
Jumat, 08 Okt 2004 10:31 WIB
Jakarta - Pemerintah dan Palang Merah Australia memberikan bantuan sebesar 1 juta dolar Australia untuk korban dan keluarga bom yang meledak pada 9 September lalu di depan Kedubes Australia. Bantuan itu diberikan bekerjasama dengan Pengurus Pusat (PP) Aisyiyah dan akan diberikan selama 3 tahun.Penyerahan dana dan penandatangan program bantuan keluarga tersebut diserahkan di kantor PP Muhammadiyah, Jl.Menteng Raya, Jakpus, Jumat (8/10/2004). Bantuan diserahkan langsung oleh Dubes David Richie. Menurutnya, bantuan ini sebagai belasungkawa dan keprihatinan kepada korban serangan teroris yang mencapai lebih 200 orang tersebut."Australia akan berusaha membantu para korban dan keluarga korban tersebut dan kami ucapkan belasungkawa kepada korban tewas dan kepada korban luka-luka pada saat serangan teroris berlangsung," kata Richie.Bantuan diserahkan melaui PP Aisyiah karena pemerintah Australia menganggap Aisyiyah berperan besar selama ini membantu keluarga korban sejak serangan bom terjadi. "Kami yakin bahwa Islam bukanlah teroris, dan tidak mengajarkan pembunuhan. Kepercayaan kami kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah ini membuktikan bahwa kami mempercayai Islam," kata Richie.Program bantuan keluarga ini berbentuk uang, juga pendidikan dan ketrampilan kelurga dan korban, dan bantuan medis seperti bantuan kesehatan dan pengobatan.Ketua PP Aisyiyah Bidang Pembina Kesejahteraan Sosial (PKS) Nurni Akma menyambut baik bantuan itu. Bantuan dana yang akan diberikan kepada korban dan keluarganya besarnya bervariasi. Tapi tidak begitu berbeda dengan bantuan korban bom Bali beberapa waktu lalu. Minimal Rp 500 ribu dan maksimal RP 650 ribu/keluarga tiap bulan selama 3 tahun.Sedangkan untuk biaya pendidikan, tergantung kebutuhan, mulai dari SD dan mungkin hingga lulus universitas atau selama 12 tahun."Kami juga akan mengganti biaya kerusakan dan kehilangan seperti ganti handphone, perbaiki mobil yang rusak, mengganti motor yang hilang, minimal sama seperti sebelum kejadian," jelas Nurni.Sampai saat ini PP Aisyiyah sudah mengidentifikasi 76 keluarga korban. "Memang korban mencapai 254 orang lebih. Setelah kita datangi, banyak yang susah dicari. Tapi kami akan terus mencari," ungkap Nurni.Saat ini bantuan dana mulai diberikan, seperti biaya hidup. "Tiga bulan ini kita lakukan pendataan korban dan keluarganya," katanya.Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan itu adalah keluarga dan korban seperti keluarga almarhum Anton Sujarwo (satpam Kedubes) dan keluarga almarhum Suryadi, tukang kebun Kedubes. (nrl/)


Berita Terkait