"Dengan adanya keputusan ini, saya tidak akan ciut dan gentar memburu koruptor di negeri ini," kata Abraham saat berbincang dengan detikcom, Rabu (3/4/2013) malam.
Yang bikin pria asal Makassar ini heran, yakni dirinya tak terbukti melakukan penyebaran Sprindik, tetapi tetap diputuskan bersalah. Abraham diketahui tak mau menyerahkan BlackBerry-nya ke Komite Etik untuk diperiksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Samad, apa yang dilakukan sekretarisnya sepenuhnya urusan pribadi, tak ada kaitan dengan dirinya. Sekretaris bernama Wiwin itu disebut Komite Etik ikut tinggal di rumah Samad.
"Makanya, perbuatan sekretaris saya tak bisa disangkutpautkan dengan saya," jelasnya.
(ndr/ega)











































