"Sebenarnya, perkelahian napi ini gara-gara kondisi lapas yang terlalu padat," ujar Kepala Kesatuan Pengamanan LP Kelas 1 Cipinang, Andika Dwi Prasetya, saat dihubungi wartawan, Rabu (3/3/2013).
Andika memberi gambaran betapa berjejalnya kondisi LP Cipinang yang ia tangani saat ini. LP Kelas 1 Cipinang dihuni 2.783 narapidana (napi). Padahal, LP Cipinang seharusnya hanya dihuni 920 napi. Kondisi ini memicu rentannya konflik antar warga binaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan tidak mungkin, penusukan serupa yang menimpa Iwan Djaja kemarin (2/3/2013) bisa kembali terjadi. Pelaku penusukan diketahui bernama Pison Aritonang. Menggunakan sebilah besi tajam, Pison menusuk tubuh Iwan. Beruntung, Iwan tidak tewas.
Iwan kini dirawat di klinik lapas dengan luka tusuk di tangan dan di bawah ketiak. Usut punya usut, ternyata ada masalah utang piutang antara mereka berdua. Iwan berhutang Rp 400 ribu kepada Pison, namun Iwan tak kunjung membayar hingga hari nahas kemarin.ο»Ώ
(dnu/mpr)











































