Kapolda DIY Brigjen Sabar Rahardjo meninjau kantor Pegadaian Syariah Unit Ngampingan, Yogyakarta, yang dirampok di siang bolong. Informasi soal jumlah kerugian yang ditaksir mencapai Rp 6,7 miliar dan indikasi pelaku, belum bisa disampaikan karena polisi baru sebatas mencari informasi.
"Belum, belum. Masih interogasi, masih didalami," kata Sabar sebelum meninggalkan lokasi, Jalan Letjen Suprapto Yogyakarta, Selasa (2/4/2013).
Sabar tak lama di lokasi. Pucuk pimpinan Polri DIY ini sempat masuk ke ruang pegadaian, lalu keluar lagi 5 -10 menit kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perampokan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku yang diperkirakan berjumlah 5 orang mengancam karyawan dengan senjata api. Seorang karyawan, Slamet menyebut, pelaku mengambil uang Rp 13 juta dan perhiasan. Total kerugian diperkirakan Rp 6,7 miliar.
Setelah memasukkan hasil rampokan ke tas ransel, pelaku pergi dengan sepeda motor sambil tetap mengacungkan senjata api. Karyawan dan warga sekitar tak berkutik.
Polisi telah mengamankan lokasi dan menggelar olah Tempat Kejadian Pekara (TKP). Sejumlah orang yang dimungkinkan mengetahui peristiwa itu dibawa ke Mapolresta Yogyakarta.
(trw/nrl)










































