Kasus penyerangan dan penembakan oleh kelompok terlatih menjadi perhatian kalangan DPR. Anggota Komisi Pertahanan DPR Tjahjo Kumolo meminta Komnas HAM berperan lebih besar dalam investigasi peristiwa di Lapas Sleman, Yogyakarta, tersebut.
"Komnas HAM harus berperan lebih proaktif," kata Tjahjo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (2/4/2013).
Menurutnya, tim investigasi yang dibentuk TNI, Komnas HAM termasuk Polri, tidak akan tumpang tindih. "Menurut saya lebih baik masing-masing punya peran supaya tidak ada intervensi, masing-masing ada peran," ujar Sekjen PDIP ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya KSAD TNI Jenderal Pramono Edhie Wibowo memastikan pihaknya membentuk tim investigasi penembakan 4 tahanan di Lapas Sleman. Tim dibentuk karena ada indikasi keterlibatan oknum TNI AD yang bertugas di Jateng.
Tim yang dibentuk hari Kamis, 28 Maret beranggotakan 9 orang dipimpin Wakil Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Angkatan Darat, Brigjen Unggul K Yudhoyono.
Dalam penyerangan, lebih dari 17 orang bersenjata masuk ke lapas. Mereka melukai sipir Lapas dan memaksa ditunjukkan sel 4 tahanan tersangka pengeroyokan Sertu Santoso di Hugo's Cafe. Keempat tahanan tewas ditembak kelompok bersenjata.
(fdn/rmd)











































