"Warga telah sepakat menamai jalan penghubung dua desa menjadi jalan Andar Siahaan," ujar Kepala Desa Dolok Saribu, Jalmen Saragih kepada wartawan Senin (1/4/2013) di Dolok Saribu.
Pemberian nama jalan merupakan bentuk penghargaan terhadap Siahaan karena gugur dalam tugas. Selain itu warga di desa tersebut bisa terus mengingat agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
"Kami tidak menginginkan peristiwa yang sama terjadi lagi di desa ini. Dengan adanya Jalan Andar Siahaan, warga diharapkan bisa terus mengingat kejadian di desa ini," jelas Saragih.
Kapolsek Dolok Pardamean Komisaris Polisi Anumerta Andar Yonas Siahaan (51) meninggal dunia pada Rabu (27/3/2013) malam setelah dikeroyok warga. Saat kejadian korban dan tiga anggota polisi yang lain bermaksud melakukan penangkapan terhadap bandar judi toto gelap di sana, namun diteriaki maling lalu dikeroyok warga hingga tewas. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan, di Medan, Sumatera Utara.
(/)











































