Mensos Bantah Terima Suap dari Perizinan Kuis Mega Rp 14,1 M
Kamis, 07 Okt 2004 20:11 WIB
Jakarta - Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah membantah menerima suap terkait izin penyelenggaraan Kuis Mega Rp 14,1 miliar oleh Yayasan Investigasi, Mediasi, dan Monitoring. Tapi jika ada staf yang terbukti menerimanya akan diambil tindakan keras."Nggak ada itu. Kalau ada dari salah satu staf saya maka akan saya pecat," kata Bachtiar ketika ditemui detikcom usai menghadiri launching Penerimaan ZIS (zakat, infaq, sodaqoh) di Hero, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (7/10/2004).Bachtiar menilai pelaksaan Kuis Mega Fakta tidak ada masalah. "Kuis Mega Fakta ini kan disponsori oleh bank, silakan saja kalau bank mau mensponsori. Nggaka ada masalah. Dari duit dari bank itu, ya jangan tanya saya. Kuis Mega Fakta ini kan sudah lama disahkan."Menurut Bachtiar, yang penting masyarakat tidak mengeluarkan uang dan dirugikan dalam sebuah penyelenggaan kuis. "Bagi saya kalau rakyat tidak mengeluarkan biaya ya silakan saja. Yang penting jangan rakyat menderita. Tapi saya kira kuis itu tidak berjalan karena akhirnya sponsornya nggak mau."Siap Jadi Mensos LagiSementara ketika ditanya apa yang akan dilakukan setelah tidak menjadi mensos, Bachtiar menyatakan banyak pekerjaan yang bisa dilakukannya. "Saya banyak lah pekerjaan. Minimal saya jadi reposter," ujarnya bercana.Ada kontak dari SBY? "Nggak ada itu. Nggak ada," katanya. Namun Bachtiar menyataka siap jika diminta. "Ya itu terserah SBY saja. Kalau dia kasih akan saya laksanakan."Ditanya tentang kriteria untuk menjabat mensos, Bachtiar menyebut tiga faktor yang harus dipenuhi. Yakni pertama profesional, dalam arti punya pengetahuan. Yang kedua punya kesungguhan. Dan ketiga jujur.
(gtp/)











































