Siswi SMA 22 yang Diduga Mengalami Pelecehan Kembali Diperiksa di Polda

Siswi SMA 22 yang Diduga Mengalami Pelecehan Kembali Diperiksa di Polda

Pandu Triyuda - detikNews
Senin, 01 Apr 2013 15:04 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap siswi SMA 22 yang diduga jadi korban pelecehan wakepsek sekolah itu. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melengkapi berita acara pemeriksaan yang masih belum lengkap.

"Pemeriksaan lanjutan mengenai apa yang kurang di-BAP. Pada saat itu menyambung dari tim dokter, hari ini mensinkronkan keterangannya sesuai atau tidak. Soalnya sebelumnya ada yang kurang yang belum disampaikan," kata pengacara korban, Bambang Sri Pujo Suparno, kepada wartawan usai pemeriksaan tersebut di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (1/4/2013).

Bambang mengatakan, belum ada peningkatan status dari wakepsek yang diduga menjadi pelaku pelecehan tersebut. Hal ini disebabkan petugas masih mencari satu bukti lagi untuk melanjutkan kasus tersebut.
"Kami yakin sebentar lagi bisa terang benderang setelah satu alat bukti," katanya

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang menduga masih banyak korban lain dalam kasus pelecehan tersebut, namun sayangnya mereka belum bisa memberikan keterangan karena ada yang sudah menikah dan juga menjadi guru di sekolah itu. "Diindikasikan puluhan korban. Malahan ada yang merupakan guru di sekolah tersebut," katanya.

Bambang meminta pengguna dunia maya tak menghujat korban. Hal ini disebabkan banyak rekan-rekan korban yang berkomentar tidak enak sehingga membuat siswi ini sedih dan terganggu psikologisnya.

"Kami meminta pengguna dunia maya tidak menghujat korban. Tadi penyidik ada rencana menjemput bola kalau memang ada intimidasi di twitter-nya korban. Intimidasi ada juga yang ke guru BP dan juga ke kita," katanya.

Siswi SMA 22 datang ke Polda dengan memakai seragam putih-putih. Dia menutupi wajahnya dengan kain slayer.

(nal/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini