"Ketum diberikan kewenangan untuk memilih formatur yang bertugas dalam penataan pengurus, yang agak miring diluruskan. Jadi bukan gusur menggusur," kata Marzuki.
Hal itu disampaikannya saat berbincang dengan wartawan di Sanur Paradise Hotel, Sanur, Bali, Minggu (31/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya jelaskan, kita ambil contoh ketika calon yang menang Anas di kongres 2010, anggaplah suaranya 55 persen, berarti 45 persen tidak milih dia, apa mau dia gusur? Kan nggak. Kalau begitu, kepengurusan lama-lama bisa habis," ujar Marzuki.
Marzuki meyakini tim formatur PD akan memilih formasi dan komposisi kepengurusan yang terbaik. Semua elemen akan terwakili.
"Kan sudah dikatakan kita ingin semua elemen terwakili," tuturnya.
(tor/rvk)











































