Selidiki Ketua KPU Palembang, KPU Sumsel Bentuk Tim

Selidiki Ketua KPU Palembang, KPU Sumsel Bentuk Tim

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2004 15:24 WIB
Palembang - Berkaitan dengan dugaan adanya money politics yang menyangkut Ketua KPU Palembang Kemas Khoirul Mukhlis, KPU Sumsel membentuk tim investigasi. Mukhlis siap mengklarifikasi. "Kami akan melakukan investigasi terhadap tuduhan yang menimpa Mukhlis," kata anggota KPU Sumsel Ardiyan, kepada detikcom, di kantornya, Jakabaring, Palembang, Kamis (7/10/2004). Pernyataan Ardiyan itu berkaitan dengan tuduhan bahwa Mukhlis menerima dana sebesar Rp 12 juta, berkaitan dengan persoalan PAW yang diajukan PPDK. Dugaan itu muncul setelah Azhari Saleh, caleg terpilih terpilih dari PPDK yang telah menyatakan diri mengundurkan diri tetap dilantik sebagai anggota DPRD Palembang. Sebab kubu yang dirugikan atas keputusan itu langsung melakukan protes terhadap KPU Palembang. Pada saat itu muncul info bahwa Mukhlis menerima dana sebesar Rp 12 juta, berkaitan keinginan mem-PAW-kan Azhari Saleh. Protes terhadap KPU Palembang dilakukan kader PPDK dengan cara menduduki kantor KPU Palembang, Kamboja, Palembang, selama dua hari (4-5/10/2004) kemarin. Terhadap tuduhan tersebut Mukhlis membantahnya. Dia juga siap memberikan klarifikasi kepada KPU Sumsel. "Saya siap menghadapi tim investigasi KPU Sumsel, dan saya siap mengklarifikasi," katanya kepada detikcom, Kamis (7/10/2004). Sementara itu sampai sore ini, tim investigasi KPU Sumsel belum turun ke KPU Palembang. "Belum turun tuh," kata Eddy Saad, anggota KPU Palembang. (asy/)


Berita Terkait