Iran Tolak Desakan IAEA untuk Hentikan Program Nuklir

Iran Tolak Desakan IAEA untuk Hentikan Program Nuklir

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2004 13:41 WIB
Jakarta - Iran bersikeras menolak desakan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) soal program nuklirnya. Ditegaskan bahwa Iran tidak akan tunduk pada tuntutan IAEA untuk menghentikan aktivitas pengayaan uraniumnya. Pejabat-pejabat negeri itu mengatakan bahwa mereka siap untuk konfrontasi ataupun negosiasi."Kami telah mengatakan dengan jelas bahwa kami tidak akan mematuhi bagian kedua dari resolusi yang mengenai penghentian total pengayaan (uranium)," tegas kepala negosiator nuklir Iran Hassan Rowhani seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (7/10/2004).Yang dimaksudnya adalah resolusi yang dikeluarkan 18 September lalu oleh Dewan IAEA yang menyerukan Iran untuk segera menghentikan semua aktivitas terkait pengayaan uranium. "Untuk menyelesaikan kasus ini, ada dua kemungkinan: apakah kami menemukan solusi politik dan menutup kasus ini (di IAEA) atau kami bergerak menuju konfrontasi. Kami siap untuk keduanya," tandasnya.Iran yang dihadapkan pada deadline 25 November, berisiko disidangkan di Dewan Keamanan PBB jika tidak mematuhi tuntutan badan pengawas nuklir PBB itu. Isu nuklir Iran memanas setelah Amerika Serikat menuding bahwa program nuklir yang dijalankan negeri itu adalah untuk menghasilkan senjata nuklir. Tuduhan ini telah berulang kali dibantah pemerintah Teheran. Berbicara di Khartoum dalam kunjungannya ke Sudan, Presiden Iran Mohammad Khatami kembali menegaskan bahwa negaranya tidak berminat pada bom nuklir. "Bertindak dalam penyesuaian nilai-nilai agama dan komitmen kami pada perjanjian pelarangan proliferasi senjata nuklir, kami tidak akan memproduksi senjata nuklir," tukas Khatami pada wartawan setempat. (ita/)


Berita Terkait