Hendro: Dapat Jenderal Kehormatan, Innalillahi...

Hendro: Dapat Jenderal Kehormatan, Innalillahi...

- detikNews
Kamis, 07 Okt 2004 12:38 WIB
Jakarta - Bak menerima berita duka cita, Kepala BIN AM Hendropriyono mengucap innalillahhi...saat mendapat anugerah jenderal kehormatan. Kok?"Saya sama dengan yang dulu-dulu, menerima anugerah pangkat kehormatan, tentunya saya mengucapkan innalillahi wainna ilaihi rajiun. Saya kira penganugerahan seperti ini menandakan penilaian atasan langsung kepada saya."Demikian kata Hendro saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri pelantikan para duta besar luar biasa dan berkuasa penuh di Istana Negara Jakarta, Kamis (7/10/2004).Loh kok innalillahi? tanya wartawan. "Sebagai seorang muslim, kalau dapat anugerah harus begitu, bukan jungkir balik kemudian loncat-loncat," ujarnya.Dijelaskan Hendro, Keppres tentang kenaikan pangkat jenderal kehormatan tersebut tertanggal 1 Oktober 2004. Dirinya menerima Keppres itu pada 3 Oktober 2004. Dalam Keppres itu tertulis namanya dan Hari Sabarno.Sudah sesuai prosedur TNI dan dapat persetujuan Panglima TNI?Ini kan kehormatan. Yang memberikan presiden. Sama halnya dulu diberikan kepada Pak Ahmad Taher, Susilo Sudarman, Yogi SM, TB Silalahi dan lainnya, karena kita sudah pensiun.Bintang empat jenderal kehormatan dipakai di pundak?Tidak dipakai. Lah wong sudah pensiun.Kata Mabes TNI, penganugerahan itu tidak melalui Wanjakti?Saya tidak tahu. Memang begitu? Saya dapat anugerah dari atasan saya. Ini suatu kehormatan saja.Tapi kan diberikan pada saat menjelang masa Presiden Mega berakhir?Kalau tanda pangkat kehormatan, sepanjang pengetahuan saya, itu diberikan dari atasan langsung, yakni presiden. Karena jenderal biasanya dari presiden.Apa pertimbangannya?Mungkin karena telah selesai menunaikan tugas dengan baik. Tapi saya nggak tahu pertimbangan detil. Tanya dong pada yang memberi. Masak saya yang disalah-salahkan. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads