"Ada dugaan korban ini stres, masih kita dalami," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Muhammad Soleh kepada wartawan, Rabu (27/3/2013).
Dugaan ini muncul karena berdasarkan keterangan istri korban, Heri berlaku aneh beberapa hari terakhir sebelum kejadian. "Itu pengakuan istri korban," tuturnya.
Heri melompat sekitar 07.45 WIB dari kamar nomor 07 di lantai 10. Kamar itu dihuni Heri bersama keluarganya. Jasad korban ditemukan petugas keamanan berada di balkon lantai 5 gedung yang letaknya bersebelahan.
Akibat benturan saat terjatuh, Heri mengalami patah tulang di bagian punggung, lengan, kaki kanan. "Juga mengalami pendarahan," kata apolsek Jatinegara, Kompol Suminto terpisah.
(fdn/gah)











































