"Ini (perbaikan berbagai sektor untuk masyarakat) akan membuat kenaikan-kenaikan ini (TDL) tidak begitu menaikkan KHL-nya warga DKI," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2013).
Perbaikan yang dimaksud Ahok adalah perbaikan sektor transportasi, perumahan, pendidikan, dan kesehatan. Untuk sektor transportasi, penambahan sarana transportasi serta pengintegrasian semua bus diyakini Ahok akan menghemat kocek UMP warga Jakarta hingga 10 persen. Pasalnya, orang tak perlu lagi berganti bus berkali-kali sambil membuang lebih banyak biaya dan waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok tak memungkiri, kenaikan TDL juga akan membuat harga barang kebutuhan menjadi naik. Selain perbaikan transportasi, perbaikan di sektor perumahan juga akan menyelamatkan warga ibu kota dari dampak kenaikan TDL.
"Kita juga akan membangun apartemen-apartemen sewa yang murah di tengah kota. Bisa untuk mengurangi beban pekerja yang masuk ke kota," kata Ahok mengulangi rencana Pemprov yang sudah sering didengar.
Untuk memberikan ruang usaha bagi penghuni rusun, maka Pemprov DKI dan PD Pasar Jaya akan membangun pasar dan rusun dalam satu bangunan. Targetnya, ada lima pasar yang akan dibangun menjadi rusun.
"Kalau pendidikan kan oke, kesehatan oke, yang penting sekolah sudah dapat, kesehatan sudah dapat, perumahan sudah dapat, tempat usaha juga bisa buka," ucap Ahok yakin.
Seperti diketahui, pemerintah menetapkan kenaikan TDL 1 Januari 2013 rata-rata sebesar 4,3% selama tiga bulan hingga akhir Maret 2013. Selanjutnya, pemerintah berencana menaikkan TDL sebesar 4,3% tahap II pada awal April 2013. Targetnya, kenaikan tarif listrik dalam setahun naik sebesar rata-rata 15%.
(dnu/rmd)











































