Kala Baleg DPR Kewalahan Hadapi Para Pengacara

Kala Baleg DPR Kewalahan Hadapi Para Pengacara

- detikNews
Senin, 25 Mar 2013 17:23 WIB
Kala Baleg DPR Kewalahan Hadapi Para Pengacara
ilustrasi (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Ruangan di DPR yang dingin tiba-tiba menjadi 'panas' ketika para pengacara papan atas angkat bicara. Dipenuhi dengan interupsi, para pengacara ini adu retorika dengan Badan Legislasi (Baleg) DPR. Ujungnya, rapat itu tanpa kesimpulan.

Rapat yang berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2013), ini berlangsung semrawut sejak awal. Sebelum rapat dimulai, para pengacara sudah berebut tempat duduk.

Begitu membuka rapat, pimpinan rapat yang juga Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Dimyati Natakusumah langsung disambut perdebatan antara Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) yang sah dengan Ketua Otto Hasibuan vs Ikadin versi Todung Mulya Lubis. Perdebatan keduanya hampir membuat Dimyati membatalkan rapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian sepanjang rapat berlangsung, rapat diwarnai dengan teriakan dan celetukan dari para pengacara. Beberapa teriakan bahkan menjurus kasar.

Beberapa anggota Baleg yang hadir dibuat geram oleh ulah para pengacara. Bahkan anggota Baleg dari PDIP, Hendrawan Supratikno meminta Dimyati mengeluarkan peserta rapat yang sering berteriak.

Dimyati merespon permintaan Hendrawan dengan nyaris mengusir seorang pengacara peserta rapat. Namun hal itu urung dilakukan karena kemudian peserta rapat agak tenang.

Namun hal itu tak berlangsung lama. Kemudian perserta kembali ramai. Sebagian asosiasi pengacaranya, di antaranya Serikat Pengacara Indonesia (SPI), Asosiasi Kuasa Hukum Indonesia (AKHI), Himpunan Konsultan Hukum Pasal Modal (HKHPM), dengan tegas menolak revisi. Sementara Ikadin pimpinan Otto Hasibuan mendukung revisi namun dengan penyatuan lembaga peradilan. Sementara Ikadin Todung mendukung revisi dengan menolak penyatuan lembaga peradilan.

Akhirnya rapat yang berlangsung sekitar dua jam itu berlangsung tanpa kesimpulan. Baleg DPR tak mendapat banyak masukan.

Meski demikian, Dimyati tetap memandang rapat itu dengan positif, dia mengatakan ada masukan yang bisa diambil Baleg.

"Ini tergantung bagaimana cara menyerap idenya. Tapi rapat seperti ini bagus, inilah suasana demokrasi," ujar Dimyati usai rapat.

(trq/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads