"Kita minta agar tak demo di tengah rel kereta karena membahayakan," kata Kahumas Daops I Agus Sutijono kepada detikcom, Senin (25/3/2013).
Agus mengatakan, pihaknya akan menampung aspirasi para penumpang dan menyampaikannya ke pihak manajemen. "Kita terima aspirasinya dan akan kita sampaikan ke pimpinan," katanya.
Saat ditanya mengenai kepastian kabar dihapuskanya KRL ekonomi pada 1 April mendatang, Agus mengaku belum memiliki informasi pasti soal hal itu. " Saya belum bisa menyampaikannya," katanya.
Para pelanggan KRL ekonomi menggelar demo di Stasiun Bekasi pukul 06.30 WIB tadi. Akibat demo ini perjalanan kereta terganggu. Sejumlah kereta terpaksa berhenti karena jalurnya ditutup menggunakan tong sampah dan spanduk. Massa juga berorasi di depan kereta. Puluhan personel Polresta Bekasi dan Brimob berjaga di lokasi demo. Setelah dicapai kesepakatan, aksi demo berakhir.
(nal/nrl)











































