KPK Cecar Mantan Dirjen Peternakan Soal Penetapan Kuota Impor Sapi

KPK Cecar Mantan Dirjen Peternakan Soal Penetapan Kuota Impor Sapi

- detikNews
Jumat, 22 Mar 2013 21:06 WIB
KPK Cecar Mantan Dirjen Peternakan Soal Penetapan Kuota Impor Sapi
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan Kementerian Pertanian (Kementan) Prabowo Respatiyo Caturroso sebagai saksi dalam kasus suap impor daging. Prabowo dicecar soal penetapan kuota impor daging.

"Saya ditanya selaku menjadi Dirjen peternakan hewan 2011. Pertanyaan kedua mengenai penetapan kuota impor," kata Prabowo di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jumat (22/3/2013).

Prabowo juga ditanya soal cara Dirjen Peternakan menstabilkan harga daging. Di sini terjadi diskusi panjang antara dirinya dengan penyidik KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo menjelaskan, saat itu ia menerapkan kewajiban para importir daging untuk menyerap ternak lokal. Setiap importir harus menyerap ternak lokal sebesar 10 persen.

"Jadi saya ajak para importir tiap hari Sabtu dan Minggu ke lapangan untuk membeli sapi langsung dari petani," kata Prabowo.

Terkait perkara ini, Prabowo membantah telah melaporkan kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di tahun 2013 ke Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam. "Saya tidak pernah melaporkan kepada Dipo Alam," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, kabar dirinya sebagai pihak yang melaporkan kasus ini juga sudah dibantah oleh Dipo. Dia mengaku sama sekali tidak tahu siapa yang melaporkan kasus yang menyeret Mantan Presiden PKS.

Menurut Prabowo, dirinya tidak ada kaitannya sama sekali dengan kasus suap yang dilakukan importir daging PT Indoguna Utama.

"Saya memang dihubungkan dengan itu tapi saya tidak ada hubungannya. Saya kan sudah diberhentikan jadi Dirjen pada 4 Desember 2011. Jadi tidak ada hubungannya sama sekali," kata Prabowo yang kini menjabat sebagai staf ahli Menteri Bidang Investigasi Pertanian.

(/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini