Demi Janda Pujaan Hati, Sopir Ini Mengaku Anggota TNI

Demi Janda Pujaan Hati, Sopir Ini Mengaku Anggota TNI

Edzan Rahardjo - detikNews
Jumat, 22 Mar 2013 19:14 WIB
Demi Janda Pujaan Hati, Sopir Ini Mengaku Anggota TNI
Foto: Edzan Rahardjo/detikcom
Yogyakarta -

Gelap mata, Lanjar Sejati (43) melakukan segalanya demi cinta. Termasuk melanggar aturan hukum. Lelaki yang berprofesi sebagai sopir ini mengaku sebagai anggota TNI dengan harapan bisa menarik hati janda pujaan hatinya. Janda tak dapat, proses hukum siap menjerat.

Perkenalan Lanjar dengan janda beranak tiga berinisial KS terjadi 6 bulan lalu. Kepada KS, Lanjar menyatakan diri sebagai anggota TNI AD Yonif 403 Yogyakarta bernama Letda Inf. Bayu Andriyanto PH. Keduanya langsung jadian karena merasa sama-sama cocok. Laiknya sejoli dimabuk cinta, mereka kerap bertemu dan memadu kasih.

Lanjar berjanji akan menikahi KS hari ini, Jumat (22/3/2013). Tempat pernikahan direncanakan di gedung serbaguna Akademi Angkatan Udara (AAU), Jalan Janti Yogyakarta. Jika sudah demikian, siapa yang tidak percaya kalau Lanjar alias Letda Bayu benar-benar anggota TNI?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa hari sebelumnya, keluarga calon mempelai perempuan menyebar 200 undangan. Namun saat tamu datang, gedung itu kosong. Semua kecele.

Keluarga calon mempelai melapor ke Korem 073 Pamungkas. Lanjar 'diburu' ke Terminal Giwangan Yogya. Ia ditangkap saat akan membawa KS ke Jakarta.

"Kalau saya bukan TNI, dia tidak mau saya nikahi. Saya janjikan sewa gedung, tapi saya batalkan dan saya mau ajak dia kawin lari ke Jakarta," kata Lanjar di Makorem 072 Pamungkas, Yogyakarta, Jumat(22/3/2013).
 
Meski mengaku sebagai anggota TNI, ia mengaku tidak pernah memakai baju seragam TNI. Sopir ini juga sudah memiliki istri dan 2 anak. Tapi di hadapan KS, ia mengaku baru berusia 30 tahun dan masih bujang.
 
Anggota Provost Korem 072 Pamungkas, Koptu Suyono mengatakan, pelaku ditangkap setelah janjian dengan pacarnya di Terminal Giwangan.
 
"Saat ditangkap dia sempat mau lari. Pihak keluarga juga sempat emosi, makanya langsung kita bawa ke Korem," kata Suyono.
 
Selama berpacaran, pelaku selalu membawa mobil jenis Avanza dan Xenia. Pelaku beralasan, jika tidak membawa mobil, pujaan hatinya tidak mau menemui.
 
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan dompet berisi uang Rp 369 ribu, 2 bungkus rokok, HP, jam tangan, 2 baju, 1 celana panjang dan 1 celana dalam. Untuk proses selanjutnya, pelaku diserahkan ke kepolisian.

(trw/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini