Soal pornografi ini yang dicermati Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Badriyah Fayumi. Dia mewanti-wanti para orang tua agar cermat memantau anak-anak yang bermain media sosial, baik twitter ataupun facebook.
"Penyebab terjadinya kekerasan seksual anak, salah satunya penyebaran fornografi di media sosial," jelas Badriyah, Jumat (22/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu ada langkah antisipasi agar gejala pornografi di twitter. Zaman sekarang, boleh dilihat banyak anak-anak yang sudah mahir bermain twitter. Bagaimana bila mereka tahu akun pengumbar pronografi itu?
"Perlu untuk merumuskan langkah-langkah pencegahan kejahatan seksual," tutur Badriyah.
Karenanya, mencegah ekses dari kejahatan seksual karena pornografi itu, KPAI merekomendasikan perlunya Polri membuat satu forum multistakeholder yang terdiri dari APH, pemerintah/ pemda, disdik, dinkes, RS, P2TP2A, pengacara dan LSM perlindungan anak, psikolog, dan psikiater.
(ndr/mad)











































