Aceng dilengserkan oleh DPRD Garut atas tuntutan masyarakat yang mempermasalahkan nikah kilatnya dengan Fany Octora (18) yang kontroversial. Pernikahan kilat Aceng ini menjadikannya tokoh kontroversial, menjadi buah bibir hingga mancanegara.
Betapa tidak, Aceng menceraikan istrinya hanya 4 hari setelah pernikahan via pesan singkat (SMS). Alasannya pun sangat menyentuh nurani, Aceng kecewa karena Fany dianggapnya tak perawan hingga bau mulut yang tidak sedap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gara-gara sikapnya itu Aceng pun dilengserkan DPRD Garut. Aceng resmi diberhentikan sebagai bupati melalui surat yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Surat itu juga telah disampaikan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ke Aceng. Kini posisi Aceng digantikan Wabup Garut Agus Hamdani.
Aceng sempat memberontak terhadap upaya pelengserannya. Bahkan dia akan mengancam akan menggugat DPRD Garut hingga Mendagri Gamawan Fauzi. Namun apa daya, pelengseran berjalan begitu cepat dan mulus karena dukungan rakyat.
Namun rupanya Aceng tak ingin perjalanan kariernya berakhir setelah dilengserkan. Beralasan ingin kembali mengabdi kepada rakyat, Aceng pun mencari tiket ke Senayan. Aceng telah meminta langsung tiket caleg DPR RI dari Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.
"Saya masih ingin memberikan pengabdian ke masyarakat," kata Aceng menyampaikan alasan keinginannya duduk di kursi empuk DPR.
Namun sepertinya Partai Hanura kurang berminat merekrut Aceng menjadi calegnya. Track record nikah kilat Aceng hingga pelengserannya dari kursi Bupati Garut tak bisa dihilangkan begitu saja.
"Kita sudah overload," kata Ketua DPP Hanura Syarifuddin Sudding.
Namun Hanura tetap memproses Aceng dalam penjaringan calegnya. Keputusan masuk atau tidaknya Aceng menjadi caleg Hanura akan ditentukan sebelum 9 April, saat Hanura harus menyerahkan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU.
Namun pertanyaan besarnya adalah, kalau memang Hanura meloloskan Aceng menjadi caleg, akankah Aceng sukses di Pemilu 2014 dan terpilih menjadi anggota DPR RI?
"Tentu itu menjadi pertimbangan kami dalam menentukan caleg," jawab Sudding diplomatis.
(van/nrl)











































