Peserta yang ikut dalam latihan bersama tersebut, berasal dari Detasemen Gegana Brimob Daerah Sumatera Utara (Sumut) dan Batalyon 100 Raider, Kodam I/Bukit Barisan. Dengan menggunakan senjata laras panjang, mereka mempraktikkan cara menanggulangi terorisme.
Kepala Detasemen Gegana Brimob Sumut Kompol Irwan Jaya menyatakan, kegiatan latihan bersama ini merupakan program kerjasama TNI dan Polri. Dimaksudkan sebagai upaya secara bersama menanggulangi masalah-masalah terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Irwan, latihan bersama ini penting, sebab setiap waktu kejahatan terus berkembang. Lewat program ini, kedua instansi bisa saling membantu di saat dibutuhkan, terutama dalam rangka menegakkan keamanan.
Dikatakannya, latihan tersebut akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan. Mereka akan memilih beberapa gedung yang dinilai layak untuk dijadikan lokasi simulasi dan latihan penanggulangan terorisme.
(rul/)











































