Jenderal Pramono Minta Sidang Militer Kasus OKU Digelar Terbuka

Jenderal Pramono Minta Sidang Militer Kasus OKU Digelar Terbuka

- detikNews
Kamis, 21 Mar 2013 11:43 WIB
Jenderal Pramono Minta Sidang Militer Kasus OKU Digelar Terbuka
Jakarta - KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie meminta agar sidang militer kasus pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel digelar secara terbuka. Ada 20 prajurit TNI yang menjadi tersangka.

"Saya sudah sampaikan ke Panglima TNI, sidang terbuka, sidang militer semua boleh mengetahuinya," jelas Pramono dalam jumpa pers di Mabes TNI AD, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Dia menegaskan, TNI AD terbuka dalam kasus ini. Siapa yang salah akan dihukum apapun pangkatnya. Dia pun meminta agar tersangka segera diadili.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan yang disampaikan ke anak buah saya kesannya ditutup-tutupi, anak buah saya marah. Saya akan menyatakan ke anak buah saya, jangan ditutup-tutupi. Yang salah dihukum, yang tidak salah kita bela. Kalau kemarin anak buah saya menuntut cepat, sekarang saya menuntut untuk cepat," jelasnya.

Penyerangan ke Mapolres OKU dilakukan Februari lalu. Puluhan anggota Yon Armed marah, mereka merasa pengusutan kasus penembakan rekan mereka oleh Polantas OKU tak transparan. Hingga akhirnya mereka datang dengan bersenjata lengkap dan membakar Mapolres OKU.

"AD terbuka, siapa yang salah akan dihukum," tuntasnya.

(dnu/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads