"Motif bisnis, ada perhitungan tidak cocok sehingga (pelaku -red) merasa sakit hati," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Jend. Sudirman, Jakarta, Rabu (20/3/2013).
Ada 2 pelaku pembunuhan Imam yang jasadnya ditemukan di mobil Grand Vitara di Bandara Soekarno Hatta pada Selasa (19/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, Imam pada hari Sabtu (16/3) didatangi temannya berinisial D. Mereka berencana mendatangi bazar komputer murah. "Kenyataannya bazar hanya bohong, mereka jalan tanpa tujuan," imbuh Rikwanto
Setelah menjemput korban, keduanya kemudian menjemput teman D yang juga dikenal korban.
D menyetir mobil, sedangkan korban duduk di kursi kiri depan. Dalam perjalanan di tol arah bandara, Imam dijerat kawat oleh teman D menggunakan kawat. "Dijerat dari belakang," lanjut Rikwanto. Identitas teman D masih dirahasiakan polisi.
(fdn/lh)











































