"Saya didampingi Agus Dwiwarsono. Saya ingin sampaikan terkait kedatangan saya di Mapolda, hari ini saya baru saja menyampaikan laporan pengaduan terkait pemberitaan media yang telah mencemarkan nama baik saya," kata Ibas dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/3/2013).
"Pemberitaan yang saya maksud berita Koran Sindo tanggal 16 Maret 2013 halaman 1 yang memberitakan menurut keterangan Yulianis bahwa saya telah menerima uang sebesar 200 ribu USD terkait kongres Demokrat di Bandung," lanjut Ibas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara saya pun sama sekali tidak kenal dengan Yulianis," jelasnya.
Ibas berharap polisi menindaklanjuti segera pengaduannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Karena dia merasa sangat terganggu dengan tudingan miring tersebut.
"Dengan demikian maka dengan pengaduan ini saya berharap masyarakat tidak terganggu dan dibingungkan oleh berita yang sama sekali tidak didukung data dan cenderung mengarah pada fitnah," harap Ibas.
Ibas mengaku pemberitaan yang bergulir merugikan banyak pihak terutama dirinya dan keluarga. "Kedua dalam pandangan saya KPK juga dirugikan karena adanya pandangan publik seakan KPK tidak melakukan respons sebagaimana mestinya terhadap informasi yang menyangkut saya tersebut. Ketiga, tentu kedua orang tua saya, terlebih ayah saya SBY dalam kedudukannya sebagai presiden," tandas putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
(van/ndr)











































