"Dia sempat ngamuk, lalu dipertemukan dengan anak istrinya. Dia jadi nggak emosional lagi," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Daddy Hartady di Mapolres Jakarta Utara, Koja, Jakarta Utara, Rabu (20/3/2013).
Daddy menjelaskan Alanshia sebenarnya kooperatif dalam pemeriksaan, namun agak sulit karena kendala bahasa. Alanshia juga cepat jenuh ketika pemeriksaan dilakukan. Hal ini terjadi ketika istri dan anaknya belum dipertemukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alanshia adalah pelaku utama mutilasi Tonny Arifin Djonim di Ruko Aston Mediterania Residence No 26D. 11 potongan jasad Tonny ditemukan pada Rabu (13/3) malam lalu terbungkus 1 koper, 2 kardus, dan 5 kresek.
(vid/lh)










































