"Masih gelap, belum muncul," kata anggota Komisi I DPR, M Najib, saat berbincang, Rabu (20/3/2013).
Najib menuturkan, belum tentu Wakil KSAD Letnan Jenderal TNI Moeldoko yang akan menduduki posisi KSAD. Semua sangat bergantung pilihan Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Najib, pada akhirnya nanti sebelum 5 Mei Presiden SBY sudah memiliki nama KSAD pengganti Jenderal Pramono Edhie. Tentu tidak memerlukan persetujuan DPR, paling hanya sekadar pemberitahuan.
"Itu otoritas Presiden sepenuhnya. DPR tidak punya otoritas untuk itu, tidak ada fit and proper test sebagaimana proses pencalonan Panglima TNI," tandasnya.
(van/nrl)










































