Anggota Komisi V: Pikirkan Subsidi Tiket, Baru Hapus KRL Ekonomi

Anggota Komisi V: Pikirkan Subsidi Tiket, Baru Hapus KRL Ekonomi

Ferdinan - detikNews
Rabu, 20 Mar 2013 13:53 WIB
Anggota Komisi V: Pikirkan Subsidi Tiket, Baru Hapus KRL Ekonomi
Jakarta - Anggota Komisi V DPR Yudi Widiana Aida meminta PT KAI tidak gegabah menghapus KRL ekonomi. PT KAI harus menyiapkan sistem subsidi tiket bagi pengguna yang berpenghasilan rendah untuk peralihan ke kereta berpendingin udara.

"Pak Jonan (Ignatius Jonan, Dirut KAI, red) ingin ganti kereta ekonomi jadi AC. Tapi itu harus dipikirkan dulu soal subsidinya," kata Yudi di sela tinjauan lapangan romobongan Komisi V di Stasiun Jatinegara, Jaktim, Rabu (20/3/2013).

Menurutnya, Kementerian Perhubungan harus bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Pemprov terkait alokasi subsidi untuk tiket. "Sekarang yang harus dipikirkan, siapa yang akan memberikan subsidi. Pemprov atau Kemenhub? Harus didata juga masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi pengguna kereta," tutur Yudi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila peralihan dilakukan tanpa adanya tiket subsidi, Yudi khawatir malah akan memberatkan masyarakat. "Saya ngga setuju kereta ekonomi dihilangkan karena ekonomi masyarakat kita ada yang rendah. Kita berharap keretanya sama ber-AC tapi ada penerapan harga yang berbeda," imbuhnya.

Nantinya akan ada kartu subsidi khusus bagi pengguna kereta yang masuk kategori berpenghasilan rendah. "Selama itu belum disepakati, saya nggak setuju kereta ekonomi dihilangkan," ujar dia.

Sepanjang pagi ini, rombongan Komisi V DPR melakukan peninjauan fasilitas KRL ekonomi rute Jabodetabek. Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi V, Laurens Bahang Dama, beranggotakan antara lain Yudi Widiana Aida (PKS), Hetifah Siswanda (Golkar), Hana Gayatri (PAN), Sujadi (PDIP) dan Rustanto Wahid (Demokrat).

Rombongan yang didampingi pejabat PT KAI mulanya naik KRL ekonomi dari Stasiun Tanah Abang-Manggarai, kemudian dilanjutkan menggunakan kereta AC ke Stasiun Jatinegara, dan beralih kembali ke KRL ekonomi untuk tujuan terakhir rombongan yakni Stasiun Senen.

(fdn/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini