Belum habis kesedihan untuk Dera Nur Anggraeini, kini Elias Setia Nugroho harus merelakan kepergian kembaran bayi itu, Dara Nur Anggraeini. Air mata pun jatuh di pusara Dara.
Bayi Dara dimakamkan di Musala Darussalam, Kelurahan Pejaten, Jl Jatipadang Baru, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2013). Bayi itu meninggal tadi pagi pukul 06.20 WIB di RSCM.
Sebelum dimakamkan, jenazah Dara disalatkan lebih dulu di Musala Darussalam. Elias juga menggendong jenazah anaknya langsung ke pemakaman. Sekitar 15 warga sekitar mengikuti pemakaman tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herman, kakek Dara dan Dera mengatakan dokter di RSCM menyebut Dara menderita infeksi darah. "Sudah diganti 2 kali darahnya. Akhirnya meninggal pukul 06.20 WIB di RSCM," katanya dengan nada sedih.
"Kita dapat darah AB. Setelah dimasukin kondisi Dara semakin menurun," imbuhnya.
Saat pemakaman terlihat ayah bayi, Elias Setia Nugroho, yang sangat berduka. Elias menangis tersedu-sedu saat tanah terakhir menutup jasad bayi Dara. Sedang istri Elias, yang setelah melahirkan dirawat di RSUD Tarakan, tidak terlihat.
Saat ditancapkan papan nama bayi Dara, Elias menciumnya. Dia lagi-lagi menangis. Elias yang mengenakan kaos kuning itu menangis keras. Setelah itu, Elias ke makam Dara. Elias kembali menangis.
"Sabar, sabar dan ikhlas Pak," ujar salah satu warga sambil menenangkan Elias.
Kemudian Elias melangkahkan kaki ke rumahnya yang berada 15 meter dari lokasi pemakaman.
Pada Februari 2012, Dara dan Dera menjadi perbincangan hangat karena menyentil persoalan kesehatan di DKI Jakarta. Kala itu, Dera yang lahir prematur harus mendapat perawatan di NICU. Namun salah satu rumah sakit yang menjadi tempat lahir Dera tak memiliki faslitas itu. Saat Dera dirujuk ke 8 rumah sakit lain, mereka menolaknya karena fasilitas NICU yang terbatas, hingga akhirnya Dera meninggal.
(nwy/nrl)











































