Sayangnya, Mabes Polri enggan berbicara. Malah, disebut kalau yang menjadi tersangka bernama Robert. "Beda, namanya beda itu, dua nama," kata Direktur IV Bareskrim Polri, Brigjen Pol Arman Depari, saat dihubungi detikcom, Rabu (20/3/2013).
CMT alias H, menurut sumber detikcom merupakan ketua cabang di salah satu kota di Jawa Tengah. Dia juga menjadi anggota DPRD, tapi tengah dalam proses mundur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya enggak cek ke situ, kan anggota yang memeriksa," ujarnya.
Dihubungi terpisah, Wakil Direktur IV Bareskrim Polri, Kombes Anjan Pramuka Putra, yang juga memimpin penangkapan CMT tidak menjawab pesan singkat dan menjawab telepon soal tersangka itu.
Namun pada Jumat (15/3/2013), Anjan yang memimpin penyelidikan dan menangkap CMT menyatakan tidak ada nama dan inisial itu dalam daftar tangkapannya.
"Namanya Robert, pemasok di Jakarta," kata Anjan.
Penggerebekan 400 ribu butir ekstasi dilakukan pekan lalu. Polisi menangkap kelompok itu di Cikini. Sejumlah tersangka diamankan. Ekstasi itu berasal dari Belanda. Nah, CMT ini salah satu yang ikut diamankan.
(/)










































