Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pernah sangat identik dengan almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Namun lama kelama-kelamaan pengaruh Gus Dur terkikis. Orang-orang dekat Gus Dur tersingkir. Terbaru, Lily Wahid yang merupakan adik Gus Dur dan loyalis Gus Dur, Effendi Choirie (Gus Choi), dipecat dari DPR. Hal ini diyakini menandai berakhirnya trah Gus Dur di partai berlambang bola dunia ini.
"PKB yang sekarang ini bukan PKB-nya Gus Dur, tapi produk taman wisatanya Muhaimin," sindir Gus Choi saat berbincang, Rabu (20/3/2013).
Menurut Gus Choi, tak hanya dirinya dan Lily Wahid, orang-orang dekat Gus Dur yang ada di daerah juga telah disingkirkan dari kepengurusan PKB. Ada juga yang masih bertahan, namun sudah tak memiliki posisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Choi juga mengatakan jalan perjuangan PKB saat ini berbeda dengan dulu saat Gus Dur masih berkuasa. "Gus Dur itu komitmennya membela rakyat, membela yang benar. Kalau sekarang PKB lebih happy, lebih enjoy, tidak merepresentasikan politik NU," tutur pria yang pernah mendapat julukan 'koboi Senayan' ini.
Oleh karenanya dia tak heran jika saat ini banyak loyalis Gus Dur yang meninggalkan PKB dan berkarya di partai lain. Sebab, Gus Choi menilai PKB yang dipimpin Muhaimin tak lagi mewakili aspirasi politik warga Nahdliyin.
"Loyalis-loyalis Gus Dur dulu itu sekarang ada di Gerindra, NasDem, Demokrat, Golkar. Saya pribadi merasa sudah plong tidak di bawah kendali PKB lagi," ujarnya.
Sebelumnya putri Gus Dur, Yenny Wahid juga tersingkir dari PKB. Yenny mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa Indonesia Baru. Namun akhirnya partai ini gagal lolos ke Pemilu 2014.
(tor/nrl)










































