Tak Kunjung Hadir Rapat di Komisi IX, Dahlan Iskan Bisa Disandera DPR

Tak Kunjung Hadir Rapat di Komisi IX, Dahlan Iskan Bisa Disandera DPR

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 20 Mar 2013 09:59 WIB
Tak Kunjung Hadir Rapat di Komisi IX, Dahlan Iskan Bisa Disandera DPR
Jakarta - Komisi IX DPR terus berupaya menghadirkan Menteri BUMN Dahlan Iskan ke DPR untuk rapat masalah buruh di BUMN. Bahkan pimpinan Komisi IX DPR menyambangi kediaman pribadi Dahlan.

"Saya, Ibu Ribka Tjiptaning (Ketua Komisi IX) dan Pak Arif Minardi, sekarang ada di Capital Residence, tempat tinggal Pak DI," kata anggota Komisi IX, Poempida Hidayatullah, saat berbincang, Rabu (20/3/2013).

Poempida mengatakan tujuan kedatangannya adalah untuk memberi pemahaman kepada Dahlan mengenai pentingnya kehadiran bos Jawa Pos Group itu ke DPR. Poempida masih berharap Dahlan dapat hadir dalam rapat Komisi IX pukul 14.00 WIB siang nanti.

"Jika Dahlan juga tidak mengindahkan masalah ketenagakerjaan di BUMN yang sudah akut ini, maka Dahlan Iskan, tidak hanya melecehkan DPR, tapi juga melecehkan buruh," ujarnya.

Poempida juga mengatakan, dengan tiga kali mangkir dari panggilan Komisi IX, maka Dahlan bisa disandera DPR. "UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang sekarang ini mengamanatkan untuk panggil paksa saja. Jika tidak juga berhasil, DPR dapat melakukan sandera selama 15 hari. Kami serius mendesak Dahlan memahami masalah ini," ujarnya.

Hari ini anggota Komisi IX DPR berupaya untuk memanggil paksa Dahlan Iskan yang telah mangkir tiga kali. Dahlan diminta hadir ke DPR untuk rapat membahas masalah buruh yang ada di BUMN. Beberapa anggota DPR dengan menggunakan bus khusus, mencari Dahlan hingga ke kediamannya.

Namun Dahlan tak ada di Jakarta. Dahlan berada di Makassar dan segera ke Lampung untuk rapat Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) bersama Menko Perekonomian.

Humas BUMN, Faisal Hilmi, menyatakan Dahlan tidak pernah begitu saja melepas undangan Komisi IX DPR. Kementerian BUMN sudah menyiapkan Deputi Industri Strategis dan Manufaktur Dwijanti Tjahjaningsih. Faisal menyatakan, keputusan untuk tidak menghadiri undangan Komisi IX tidak dikarenakan Dahlan takut, melainkan karena jadwalnya selaku menteri memang padat.

(tor/nrl)


Berita Terkait