Di dalam nota kesepahaman dinyatakan Dirjen Dikti akan menerima lulusan SMA CT Foundation untuk mengikuti program beasiswa mahasiswa berprestasi (Bidikmisi) di 16 Universitas Negeri di Indonesia. Turut hadir Menteri Pendidikan dan Budaya M Nuh dan Ketua Yayasan CT Foundation Ibu Anitta Chairul Tanjung.
Founder yayasan CT Foundation, Chairul Tanjung berharap MoU ini dapat memajukan pendidikan di Indonesia terutama untuk rakyat miskin. "Kami menjamin lulusan SMA CT Foundation 100 persen miskin," tutur pria yang akrab disapa CT ini dalam sambutannya di Gedung Kemendikbud, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (19/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siap menjadi provider program Bidikmisi, artinya kami siap menyalurkan siswa miskin tetapi memiliki prestasi," ungkapnya.
Mendikbud M Nuh menyambut baik MoU tersebut. "Kita memiliki tanggung jawab moral, jadi tidak boleh karena anak itu memiliki kesulitan ekonomi tidak bisa naik ke tingkat perguruan tinggi," ucap M Nuh dalam kesempatan yang sama.
Dia mengatakan, program Bidikmisi ini akan dirasakan manfaatnya pada beberapa tahun mendatang. Dia berharap agar penerima program Bidikmisi di tahun-tahun mendatang semakin bertambah.
Adapun 16 Universitas mengikuti MoU ini ialah Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, UI, Universitas Sriwijaya, IPB, ITB, UN Yogyakarta, Unpad, UPI, UGM, ITS, Unair, Universitas Negeri Malang, Undip, Politeknik Negeri Elektronika Surabaya dan Politeknik Negeri Manufaktur Bandung.
(rvk/lh)











































